Aku..
Aku seolah peri kecil yang kesepian
Kadang cahayaku mampu menerangi hari-hari yang kelam
atau..
bahkan terkadang redup
menghilang dibalik kegelapan malam.
Kala malam tiba
rasa takut ini kembali muncul,
ketakutan yang hanya dirasakan oleh peri kecil sepertiku.
Tak ingin rasanya berbagi kesedihan ini dengan yang lain,
tak ingin rasanya ketakutan ini hinggap padanya.
Yang terpancar kini hanya senyum palsu
menahan rasa perih yang hampir-hampir tidak bisa terbendung lagi
Aku peri kecil yang lemah..
Bagai di Negeri Dongeng,
berharap sesosok pangeran mengajakku pergi menembus awan,
menjauhi jurang kesedihan
dan bahkan mendekati telaga kebahagiaan.
Terlalu lelap dengan khayalanku,
tanpa tersadar pada kenyataannya
cahaya ini terus meredup
dan bahkan hampir menghilang ditelan dinginnya malam
Aku peri kecil
yang hanya ingin bahagia di sisa-sisa akhir hidupku..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar